Terasa diri ini cukup kerdil bila menelusuri ilmuNya. Lagi kugali maka lagilah aku cemas kerana kejahilan tentang kebesaranNya. Asma' Nya cukup menakjubkan aku.
Dengan umurku dan ilmuku ini , terasa cukup dangkal dek kerapuhan iman.
Lantaran inilah , membuatkan aku terpinggir dari 'kejemuan'
dalam usaha-usaha menyingkap tabir makrifahtullah.
Tetap kugenggam nekad mendidik permata-permata hatiku di tadika dengan 'kefitrahanannya '.
" Begitu lahirnya, seorang bayi mulai menggali lingkungan dan orang-orang terdekatnya. Jiwa mereka yang masih lembut itu akan sangat mudah dan dicorakkan oleh lingkungan pertamanya. ." petikan dari buku " Cara Nabi MENDIDIK ANAK "
Anak-anak ini akan menerima apa saja yang kita titiskan dari ilmu yang ada. Titisan-titisan ilmu itu ibarat titisnya air di atas batu. Lama-lama berbekas jua.
Wahai para pendidik , jika titisanmu adalah titisan ' fitrah ' maka kalian membenarkan terainya fitrah anak-anak didik kalian. Akan tetapi andainya titisan kalian adalah ' acuan' kalian sendiri maka ' fitrah ' itu teraniaya. Ramai yang mendidik anak-anak tadikanya hanya ikut sangka-sangkaannya sahaja. Maka tidak kepelekanlah makin banyak institusi Pendidikan Awal tumbuh bak cendawan maka makin berkulat jualah akhlak dan aqidah anak-anak.
Marilah kita lalui denai-denai ini dengan tapak-tapak kesedaran tentang kaedah mendidik anak-anak dengan naluri mereka bukan dengan kaca mata kita yang telah dikulatkan dengan pelbagai hidangan yang menghambat ketangkasan minda semata.
Allahu'alam.